Berita

ilustrasi/net

Politik

PDIP, Jangan Paranoid!

MINGGU, 12 OKTOBER 2014 | 13:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap terlalu percaya diri menjadi kelemahan PDI Perjuangan dan Joko Widodo. Sikap inilah yang menjadi penyebab kekalahan demi kekalahan dari Koalisi Merah Putih dalam proses politik di parlemen.

"Kelemahan PDIP, menurut saya, terlallu percaya diri sehingga ttidak mau membuka kemungkinan-kemungkinan alternatif yang bisa menguntungkan, termasuk mengupayakan deal-deal politik setelah pilpres," ujar Direktur Riset Freedom Foundatuion, Muhammad Nabil kepada (Minggu, 12/10).

Selain terlalu percaya diri, menurut dia, mental kalah elit PDIP sebagai motor penggerak Koalisi Indonesia Hebatjuga menjadi kelemahan yang harus segera diubah. PDIP harusnya besikap optimis, bukan malah menjawab situasi dengan sikap paranoid. Isu pemakzulan oleh KMP dan kemarahan Megawati Soekarnoputri yang mengancam tidak akan menahan aksi people power setidaknya menguatkan sikap paranoid tersebut.


"Sikap paranoid sangat tidak produktif bagi PDIP kedepan. Sebagai pemenang, PDIP harus lebih optimis, jangan melempar isu yang justru bklunder buat mereka sendiri," paparnya.

PDIP, lanjut Nabil, tidak perlu khawatir KMP akan menjelag pemerintahan Jokowi-JK. Selama pro dengan kepentingan kaum lemah dan tidak mampu sudah tentu publik akan mendukung mereka.

"Tidak ada alasan bagi PDIP memelihara mental paranoid," pungkasnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya