Berita

BLT Mau Dikirim Lewat e-Money Biar Efektif

MINGGU, 12 OKTOBER 2014 | 05:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, pemerintah sedang berusaha mempersingkat proses pemberian bantuan langsung tunai (BLT) ke masyarakat, misalnya melalui sistem perbankan atau e-money. Dan rencananya, seluruh jenis BLT akan diberikan melalui e-money pada tahun depan.

"Bank Indonesia memang tengah mempersiapkan penyaluran seluruh BLT menggunakan e-money," ujar Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial (Kemensos), Hartono Laras, sebagaimana dilansir JPNN (Minggu, 12/10).

Ia menuturkan, untuk saat ini sendiri sudah ada beberapa bantuan yang diberikan melalui uang elektronik tersebut. Jenis bantuan itu antara lain, bantuan untuk para pahlawan dan perintis kemerdekaan. Hartono menilai penyaluran menggunaka e-money ini cukup efektif.


Sebab, para penerima bantuan bisa mengambil uang santunan mereka kapanpun tanpa perlu mengantri panjang.

Tapi meskipun demikian, ia meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali jika ingin langsung diterapkan sepenuhnya tahun depan. Pasalnya, belum seluruh wilayah di Indonesia terjangkau oleh sistem perbankan. Tidak bisa ditampikkan, jika masih banyak wilayah terpencil yang jauh dari bank.

"Selain itu, sistem datanya sendiri harus memadai. Harus dipersiapkan betul," tandasnya.[ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya