Berita

net

Anggaran untuk Terminal Baru di Bandara Tjilik Riwut Capai Rp 354 Miliar

MINGGU, 12 OKTOBER 2014 | 02:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk membangun terminal baru Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menganggarkan dana sebesar Rp 354 miliar.

"Infrastruktur bandara semakin baik, maka memicu wisatawan domestik dan juga para investor diharapkan mampu terus masuk di Kalteng," kata Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, sebagaimana dilansir JPNN (Minggu, 12/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kalteng H M Hatta mengatakan bahwa terminal baru ini nantinya akan memiliki fasilitas kelas satu dan posisi yang strategis.


"Pembangunan terminal Bandara Tjilik Riwut ini melalui dana dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal perhubungan udara, karena adanya peningkatan jumlah penumpang, penambahan penerbangan yang tumbuh sangat signifikan," bebernya.

Dijelaskannya, luas bangunan terminal bandara ini mencapai 1.553 meter persegi dan rencanaya dibangun dalam tiga tahapan.

Proyek multiyears (tahun jamak) tahap pertama 2014 hanya membangun pondasi awal, 2015 membangun terminalnya, dan 2016 senilai Rp 153 miliar merupakan tahapan terakhir yang nantinya juga penyiapan parkir.

"Bandara Tjilik Riwut ini nantinya akan menjadi pusat operasi penerbangan cukup baik di Kalteng, sehingga diharapkan dapat menjadi tonggak kemajuan dalam trasportasi udara," demikian Hatta. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya