Berita

MALALA

Dunia

HADIAH NOBEL PERDAMAIAN

Obama Ucapkan Selamat Kepada Malala dan Kailash

SABTU, 11 OKTOBER 2014 | 17:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyampaikan ucapan selamat kepada dua orang peraih Nobel Perdamaian, Kailash Satyarthi dan Malala Yousafzai.

Kailash asal India adalah seorang aktivis anti buruh anak. Sedangkan Malala berasal dari Pakistan merupakan aktivis pendidikan bagi anak perempuan yang menjadi target penembakan Taliban pada 2012 lalu.

"Atas nama Michelle, saya, dan semua orang Amerika, saya ingin mengucapkan selamat kepada Malala Yousafzai dan Kailash Satyarthi yang meraih Nobel Perdamaian. Pengumuman hari ini adalah kemenangan bagi semua orang yang berusaha untuk menegakkan martabat setiap manusia," kata Obama dalam sebuah pernyataan tadi malam (Jumat, 10/10), seperti
dikabarkan PTI.

dikabarkan PTI.

Menurut Obama, baik Malala maupun Kailash, pantas mendapatkannya. Mengingat betapa pentingnya pekerjaan mereka untuk melindungi hak-hak semua orang.

Khusus kepada Malala, yang merupakan peraih Nobel termuda, Obama mengatakan bahwa Malala telah mengilhami orang di seluruh dunia dengan gairah dan tekad untuk memastikan gadis di mana-mana bisa mendapatkan pendidikan.

"Michelle dan saya bangga untuk menyambut wanita muda luar biasa ini. Kami terpesona oleh keberanian dan penuh dengan harapan mengetahui hal ini hanyalah awal dari upaya luar biasa untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," puji Obama yang juga pernah meraih Nobel Perdamaian pada 2009. [zul]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya