Berita

ilustrasi :net

Dunia

Mendagri Minta Demonstrasi Anarki Segera Dihentikan

SABTU, 11 OKTOBER 2014 | 15:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Unjuk rasa warga Kurdi Turki mendesak pemerintah membantu pasukan Kurdi melawan militan ISIS telah menyebabkan sebanyak 31 orang tewas dan 360 lainnya terluka.

Diutarakan Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala bahwa selain menelan korban jiwa, demonstrasi tersebut juga menyebabkan beberapa wilayah hancur dan mendorong tentara memberlakukan jam malam di beberapa bagian di tenggara Turki.

"Kapolda Bingol juga mengalami luka serius dalam serangan itu. Selain itu, dua polisi ditembak mati di Bingol pada Kamis malam (9/10) saat meninjau tempat kejadian demonstrasi," kata Ala, seperti dilansir AFP (Sabtu, 11/10).


Dalam bentrokan yang meletus di 35 kota ini mengakibatkan korban luka yang terdiri dari 221 warga sipil dan 139 petugas keamanan termasuk polisi. Lebih dari 1.000 orang ditahan dan 58 orang resmi ditangkap karena keterlibatan mereka dalam protes yang menyebabkan kerusakan pada 212 sekolah.

"Kekerasan ini harus segera dihentikan. Setiap orang harus mengakhiri insiden ini. Kita semua harus berdiri dalam solidaritas satu sama lain," tandas Ala.

Demonstrasi yang terjadi dalam empat hari terakhir ini merupakan bentuk kemarahan warga pro-Kurdi kepada pemerintah Turki yang dinilai lamban dalam menyelamatkan Kota Kobane di perbatasan Suriah dan Turki dari gempuran militer ISIS. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya