Berita

Politik

Puan Penyebab Kekalahan? Ini Kata Tjahjo

JUMAT, 10 OKTOBER 2014 | 05:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Puan Maharani paling bertanggungjawab atas kekalahan beruntun Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dari Koalisi Merah Putih (KMP) di parlemen. Puan kurang efektif menjalankan perannya sebagai Ketua Fraksi PDIP, motor penggerak KIH.

Benarkah?

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo membantah. Menurut dia, Puan sudah bekerja maksimal.


"Kita sudah kerja semuanya di bawah koordinasi Mbak Puan. Kalau voting kalah, ya karena jumlah kursi PDIP sebagai pemenang pemilu tidak mayoritas," kata Tjaho dalam pesan elektroniknya kepada wartawan (Kamis, 9/10).

Tjahjo menegaskan kekalahan demi kekalahan KIH dari KMP bukanlah tanggungjawab Puan.

"Saya sebagai sekjen PDIP yang bertanggunjawab," kata Tjahjo masih dalam pesan singkatnya.

Tjahjo mengatakan pihaknya tak masalah jabatan pimpinan MPR dan DPR disapu bersih KMP. Begitu juga jika mereka menguasai pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya yang akan diputuskan dalam waktu dekat ini. Namun, dia yakin peta kekuatan politik berubah pasca pemilihan pimpinan MPR lalu.

"Ada investasi tim kerjasama politik pemerintahan Jokowi JK dengan bergabungnya mayoritas anggota DPD dan PPP dalam pemilihan pimpinan MPR," pungkasnya.

Diketahui, KIH sudah kalah lima kali berturut-turut dari KMP. Rentetan kekalahan KIH di parlemen dimulai sejak pengesahan Undang-undang MD3, pengesahan tata tertib DPR, pengesahan Undang-undang Pemilihan kepala Daerah (Pilkada), pemilihan pimpinan DPR dan terakhir pemilihan pimpinan MPR. Semua kekalahan KIH karena jumlah mereka tidak dominan di parlemen. Beberapa kali PDIP cs harus gigit jari di pemungutan suara atau walk out meninggalkan paripurna karena kalah suara.[dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya