Berita

Pertahanan

Panglima Kostrad: Tugas di DepanTidak Semakin Ringan

JUMAT, 10 OKTOBER 2014 | 01:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tugas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di masa mendatang tidak semakin ringan. Tantangan masa depan harus mampu dijawab dengan profesionalisme yang tinggi dengan meningkatkan kemampuan setiap prajurit.

Oleh karenanya, setiap prajurit Kostrad tanpa memandang pangkat dan kedudukannya, haruslah mampu mewujudkan penampilan dirinya sebagai prajurit pejuang yang profesional, bermoralitas tinggi, berdedikasi, loyal, tangguh dan handal dalam setiap menyelesaikan tugas.

Demikian disampaikan Panglima Kostrad Letjen TNI Mulyono ketika memberikan pesan sebagai inspektur upacara pembaretan pembinaan tradisi masuk satuan jajaran Kostrad bertempat di Daerah Latihan Kostrad Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat (Kamis, 9/10).


"Tugas adalah kehormatan. Oleh karena itu setiap prajurit harus menjunjung tinggi kepercayaan tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan  serta  tanpa keragu-raguan sedikitpun, demi tegaknya citra dan martabat TNI, khususnya Kostrad," papar Panglima Kostrad.  

Sebanyak 808 Prajurit yang terdiri dari 43 Orang Pama, 132 Orang Bintara dan 634 Orang Tamtama mengikuti pembaretan pembinaan masuk satuan jajaran Kostrad kali ini. Sebelum mengikut kegiatan ini mereka telah mengikuti serangkaian tradisi pembinaan dan latihan selama kurang lebih satu bulan di Gunung Sanggabuana Kompleks.

Selaku inspektur upacara, Panglima Kostrad secara simbolik menyematkan Baret Hijau Kostrad kepada perwakilan peserta tradisi, sebagai tanda mereka telah diterima dan siap untuk bertugas di ssatuan jajaran Kostrad.  

Turut hadir dalam acara tersebut, Kaskostrad, Pangdivif-1 Kostrad, Kasdivif-1 Kostrad, Para Asisten dan Kabalak Kostrad, Danbrigif Linud-17/1 Kostrad, Danmenarmed-2/1 Kostrad serta Danyonif jajaran Divif-1 Kostrad.[dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya