Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Hadapi AEC 2015, Inovasi Produk Harus Ditingkatkan

KAMIS, 09 OKTOBER 2014 | 23:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menghadapi Asean Economic Community (AEC) 2015, produsen lampu Light Emitting Diode (LED) diharapkan membuat inovasi bagi produk yang dihasilkan agar bisa merajai pasar dalam negeri.

"Pada AEC 2015, pasar dalam negeri akan dimasuki produk dari berbagai negara Asean. Untuk produk lampu dan komponen lampu, Thailand dan Filipina merupakan kompetitor bagi Indonesia," kata marketing manager PT Tjipto Langgeng Abadi, Djiunaedi di Jakarta (Kamis, 9/10).

Dengan peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk di atas 80%, menurut Djiunaedi, pihaknya optimis dapat mengembangkan bisnisnya di pasar nasional maupun pasar global.


"Untuk produk lampu, pasar terbesar kami di Jawa Timur dan Indonesia bagian timur. Sedangkan penguasaan pasar nasional, baru mencapai 10% dan kami terus menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi," paparnya.

Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo mengatakan, konsumsi lampu tertinggi berada pada jenis lampu hemat energi (LHE) sebesar 175 juta unit, sedangkan untuk light emitting diode (LED) berkontribusi sekitar 20 juta unit.

"Meskipun konsumsi LHE tinggi, tren konsumsi bagi pelanggan baru kelas menengah ke atas sudah beralih menggunakan LED. Tren penggunaan LED lewat promosi dan kampanye yang dilakukan beberapa produsen ternama memberikan hasil, padahal produk ini baru hadir sekitar 2 tahun lalu," ujarnya.

John menambahkan, tingginya pertumbuhan konsumsi lampu harus dibarengi dengan bertumbuhnya produksi dalam negeri.

"Indonesia masih menjadi pasar, mengingat produksi lampu LED nasional saat ini mencapai 12,5% dari total konsumsi," tandasnya.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya