Berita

ibas/net

Demokrat: KPK Harus Tindaklanjuti Tudingan Nazaruddin pada Ibas

KAMIS, 09 OKTOBER 2014 | 08:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dipastikan pernyataan Nazaruddin bahwa Edhi BaskoroYudhoyono atau Ibas terlibat dalam proyak wisma atlet dan menerima uang sebesar 450 ribu dolar AS adalah bohong. Sebab keterangan Nazarudin ini tidak konsisten.

"Pertama Nazaruddin menyampaikan uang tersebut diterima di ruangan ibas di DPR dan keterangan terakhir uang tersebut di serahkan di salah satu hotel berbintang di seputaran HI," ungkap Departemen Penegakan Hukum DPP Demokrat, Jemmy Setiawan, beberapa saat lalu (Rabu, 9/10).

Karena itu, Jemmy meminta KPK untuk segera menindaklajuti ketetangan Nazarudin untuk mengejar dan mengambil data CCTV di hotel tersebut sebagi sebuah fakta digital forensik. Jika tidak ada bukti atas keterangan Nazarudin itu, maka sebaiknya KPK memberikan keterangan atas pengembangan kasus bahwa pernyataan tersebut tidak benar.


"Masyarakat pada umumnya dan Partai Demokrat pada khususnya butuh keterangan yangg benar berdasarkan bukti dan fakta," demikian Jemmy. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya