Berita

Priyo Budi Santoso/net

Politik

Pakai Politik Luhur, Golkar Pastikan Takkan Jegal Jokowi

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 17:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Penguasaan pimpinan DPR RI maupun MPR RI oleh Koalisi Merah Putih (KMP) tidak dimaksudkan untuk menjegal Presiden dan Wapres terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Jika saya memimpin Partai Golkar maka yang akan saya kembangkan adalah politik luhur," kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, dalam Silaturahim Calon Ketua Umum Partai Golkar dengan DPD I dan DPD II Golkar se-Jawa Tengah, di Semarang, Jawa Tengah (Rabu, 8/10).

Sebagai salah satu motor utama KMP, menurut Priyo, Golkar akan sangat memberi warna dalam menentukan sikap KMP terhadap pemerintah Jokowi-JK. Meski demikian,  penguasaan KMP terhadap kepemimpinan DPR dan MPR, tidak dimaksudkan untuk menjegal atau asal beda dengan pemerintahan Jokowi-JK.


Dalam KMP, lanjutnya, Golkar akan tampil dengan wajah partai yang politik luhur. Golkar tidak akan ikut-ikutan menampilkan etalase buruk sebagai partai pemburu kekuasaan.

"Dengan memegang politik luhur maka kekuasaan yang dimiliki Golkar akan digunakan untuk kepentingan rakyat dan diabdikan untuk memperjuangkan sebesar-besar kesejahteraan rakyat," papar Priyo.

Priyo yakin politik luhur ini akan membawa posisi Partai Golkar sebagai partai tengah dan moderat. Partai Golkar pun akan mengedepankan harmoni, sopan santun dan fatsun politik dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

"Golkar adalah partai nasionalis yang religius, partai yang sejak awal pendiriannya menentang ajaran komunisme yang anti-Tuhan, tapi juga partai yang dalam platform-nya tidak menghendaki negara agama," demikian Priyo. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya