Berita

Tradisi Unik di TNI Angkatan Laut

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 09:28 WIB | LAPORAN:

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut ternyata mempunyai tradisi dan ciri khas yang berbeda dengan Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Hal itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan organisasi Angkatan Laut, baik di darat maupun di kapal perang.

Misalnya penggunaan peluit untuk berbagai isyarat, aba-aba maupun perintah. Seperti halnya setiap perwira yang hendak naik maupun turun dari kapal perang maka pluit akan dibunyikan oleh salah satu petugas jaga, demikian pula bila melewati pos jaga di darat.

Dalam menaikkan dan menurunkan bendera merah putih, di Angkatan Laut mempunyai tradisi yang sangat ketat. Ketika suara peluit disertai pengumuman "Sign Setengah" maka semua orang yang berada di pelataran lingkungan pangkalan maupun di kapal-kapal perang diminta berdiri dan menghentikan segala aktifitas untuk kemudian menghadap ke bendera baik bendera yang di kapal perang maupun bendera yang di depan perkantoran.


Setelah itu akan terdengar aba-aba "Sign turun", yang berarti tali bendera sudah diturunkan dan sejurus kemudian bendera sudah diikatkan pada tali. Kemudian akan ada aba-aba "diam di tempat dan menghadap bendera".

Saat pengumuman 'Sign penuh", bendera Merah Putih telah berada di puncak tiang bendera dan semua tetap dalam sikap sempurna dengan diam di tempat hingga ada aba-aba "Teruskan-teruskan" yang artinya dapat melanjutkan kembali kegiatan.

Di setiap kapal perang kita akan menemui Lonceng yang juga untuk menunjukkan waktu, sehingga bila kita tidak mengerti maka akan terkecoh dalam mengartikan bunyi lonceng tersebut dikaitkan dengan jam yang sedang berjalan.

Tradisi dan ciri khas Angkatan Laut juga dapat dilihat dari atribut yang ada, misalnya pada seragam personel Angkatan Laut. Di banyak Angkatan Laut di dunia, sangat mudah membedakan mana yang tergolong kelasi, mana yang tergolong Petty Officer. Begitu pula antara Petty Officer dengan perwira.

Salah satu hal yang menarik lainnya adalah penghormatan terhadap pos jaga di setiap pintu masuk pangkalan atau kantor TNI Angkatan Laut, dimana setiap orang yang mengendarai motor dan sepeda harus turun dari kendaraan dan menuntunnya ketika melalui pos jaga. Hal itu berlaku buat siapapun yang melintasi pos jaga tersebut baik sipil maupun militer dengan pangkat apapun.

Bila naik kendaraan roda empat cukup membuka kaca jendela dan memberi hormat.

Angkatan Laut di manapun di dunia sangat bangga dengan tradisi dan ciri khas yang dimiliki. Mereka juga memiliki tali persaudaraan yang sangat kuat bila bertemu satu sama lainnya kendati berbeda negara. Itulah Angkatan Laut! [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya