Berita

mayang prasetyo/net

Dunia

Koordinasi dengan Polisi Australia, Polri Ikut Usut Mutilasi Mayang Prasetyo

SELASA, 07 OKTOBER 2014 | 18:04 WIB | LAPORAN:

Polri terus berkoordinasi dengan Kepolisian Australia untuk mengusut penemuan potongan tubuh seorang transgender warga negara Indonesia (WNI) di sebuah apartemen di Australia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar menyebut, Polri memiliki atase di Canberra yang ikut terlibat dalam olah tempat kejadian perkara.

"Kita lakukan kordinasi dengan kepolisian disana. Karena kejadian disana," ungkap Boy saat ditemui di Jakata Selatan, Selasa (Selasa, 7/10).


Kata Boy, Polri juga menunggu informasi dari pihak keluarga yang berada di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

"Kita minta agar keluarga dapat menghubungi pihak berwajib. Nanti kordinasi apakah jenazah akan dipulangkan atau tidak," ujarnya.

Diketahui WNI bernama Mayang Prasetyo itu ditemukan tewas dengan keadaan sudah dimutilasi di dalam sebuah apartemen milik kekasihnya, Marcus Peter Volke di Brisbane, Australia. Pelaku pembunuhan sadis itu tak lain adalah sang kekasih yang berprofesi sebagai koki kapal pesiar. Selain memutilasi, pelaku juga bahkan merebus potongan tubuh Mayang di dalam apartemennya.

Kasus pembunuhan Mayang yang berusia 27 tahun itu sontak menggemparkan lingkungan apartemen di wilayah Teneriffe, Brisbane. Kasus tersebut terungkap setelah polisi Australia menggerebek apartemen milik Volke pada Sabtu malam (4/10) pukul 21.00 waktu setempat menyusul laporan tetangga apartemennya yang mencium bau menyengat dari kamar Volke beberapa hari terakhir. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya