Berita

ilustrasi/net

Ini 10 Kriteria Ideal untuk Jadi Menteri ESDM

SELASA, 07 OKTOBER 2014 | 09:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jokowi-JK harus memilih menteri yang tidak bermasalah serta memiliki kredibilitas, kapabilitas, akseptabilitas dan benar-benar murni profesionalisme, sehingga tidak terafiliasi dengan partai politik. Salah satu pos yang sangat strategis adalah Kementerian  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang paling banyak mendapat sorotan publik.

"Kita harus menolak lupa bahwa posisi Menteri ESDM dalam KIB II justru berasal dari Partai Demokrat, yakni Darwin Zaidi Saleh dan Jero Wacik yang dua-duanya bermasalah. Karena itu, Jokowi jangan sampai salah memilih sosok Menteri ESDM yang dikhawatirkan akan menjadi persoalan baru dalam kabinet mendatang," kata pengamat politik Rusmin Effendy beberapa saat lalu (Selasa, 7/10).

Menurut Rusmin, khusus untuk kementerian ESDM setidaknya ada 10 kriteria yang harus menjadi pegangan Jokowi agar tidak salah pilih. Hal itu sejalan dengan komitmen Jokowi dalam rangka pemberantasan mafia migas.  Apalagi beberapa nama kandidat menteri ESDM yang sekarang digadang-gadang ditengarai hanya menjadi boneka mafia migas. Karena itu, 10 kriteria ini harus menjadi pegangan Jokowi untuk menunjuk menteri ESDM.


Pertama, katanya, dibutuhkan sosok yang benar-benar profesional murni, tidak berafiliasi dengan partai politik. Kedua, masih muda dan energik. Ketiga, pengalaman migas dari hulu sampai hilir. Keempat, punya kemampuan teknis diatas rata-rata. Kelima, kredibilitas dan integritasnya diakui dalam dan luar negeri. Keenam, pendidikan doktor di bidangnya.

Ketujuh, lanjutnya, punya pengalaman kerja di perusahaan minyak dalam dan luar negeri, baik perusahaan nasional maupun asing. Kedelapan, punya pengalaman birokrasi. Kesembilan, berjiwa nasionalis dan punya komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat di bidang energi melalui revolusi energi. Kesepuluh, mampu membawakan bangsa ini terhindar dari kriris energi.

"Sejatinya kriteria tersebut harus menjadi pertimbangan Jokowi memilih siapa sosok yang benar-benar pantas menduduki posisi menteri ESDM. Sayangnya, dari nama-nama yang beredar seperti Ari Soemarno, Widhyawan Prawira Atmaja, Karen Agustiawan, Evita Legowo, Koentoro Mangkusubroto, Darwin Silalahi, Poltak Sitanggang belum memenuhi persyaratan. Kalau tidak, bangsa ini akan kembali terperosok dalam liberalisasi dan mafia migas," demikian Rusmin. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya