ttrm
ttrm
Situs ini menempati area seluas 3.094,59m2 di puncak bukit yang berupa struktur terasâ€teras dari susunan batuâ€batu kolom (columnar joint rocks). Situs ini sudah mulai diteliti oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas), Balai Arkeologi, dan institusi lainnya sejak tahun 1980â€an dan terus berlanjut setelah 1998 sampai tahun 2013.
Sejalan dengan itu, demikian sebagian resume laporan riset yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) kepada redaksi (Selasa, 7/10), situs ini juga sudah dijadikan tempat wisata. Walaupun situs megalitik ini sebetulnya sangat unik, cukup besar, dan berada pada lokasi yang sangat asri, namun sampai tahun 2011 masih jarang dikunjungi wisatawan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Senin, 04 Mei 2026 | 16:19
Senin, 04 Mei 2026 | 16:18
Senin, 04 Mei 2026 | 16:05
Senin, 04 Mei 2026 | 15:34
Senin, 04 Mei 2026 | 15:32
Senin, 04 Mei 2026 | 15:27
Senin, 04 Mei 2026 | 15:26
Senin, 04 Mei 2026 | 15:17
Senin, 04 Mei 2026 | 14:50
Senin, 04 Mei 2026 | 14:45