Berita

SKK Migas

Bisnis

Serikat Pekerja Minta Jaminan Perlindungan Hak-hak Para Pekerja

Gusar Dengan Wacana Pembubaran SKK Migas
SENIN, 06 OKTOBER 2014 | 09:51 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Serikat Pekerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usa­ha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SP SKK Migas) menuntut ja­minan perlindungan hak-hak pekerja. Hal ini terkait wacana pembubaran SKK Migas.

Ratusan pekerja dari level staf hingga kepala divisi menghadiri Sarasehan SP SKK Migas seba­gai wahana penyaluran aspirasi dan keresahan pekerja. Hal ini se­jalan dengan maraknya pem­be­ritaan di media massa terkait wacana pembubaran SKK Migas akhir-akhir ini.

“Kami telah mengirimkan surat resmi kepada Menteri Ke­uangan untuk meminta kejelasan sikap pemerintah atas wacana pem­bubaran SKK Migas ter­sebut, khususnya terkait jaminan perlindungan hak-hak pekerja SKK Migas,” kata Ketua SP SKK Migas Indro Purwaman di Ja­karta, kemarin.


Surat tertanggal 18 September itu ditembuskan ke Menko Per­ekonomian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Isinya antara lain meminta penjelasan atas sikap Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan yang selalu menolak anggaran pesa­ngon pekerja.

Padahal, menurut Indro, pe­sa­ngon itu telah diperjan­jikan seba­gai bagian dari re­munerasi dan benefit pekerja SKK Migas sejak pertama kali di­pe­ker­jakan dahulu di Badan Pelak­sana Kegiatan Usaha Hu­lu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) pada 2002.

SP SKK Migas yang terbentuk sesuai tanggal pencatatan di Disnakertrans sejak 23 Maret 2014 juga menegaskan komitmen SP untuk membela hak-hak pe­kerja dan memperjuangkan ke­pentingan pekerja, khususnya untuk menghadapi wacana pem­bubaran SKK Migas tersebut.

SP juga telah melakukan ad­vokasi secara internal di SKK Migas untuk memastikan pim­pinan mendengarkan suara pe­kerja sebelum membuat kepu­tusan yang berdampak luas ke­pada pekerja.

Secara internal, kata Indro, SP juga akan melakukan referendum di SKK Migas untuk memulai perundingan Penjanjian Kerja Ber­sama (PKB) sebagai upaya untuk memastikan hak-hak pe­kerja dilindungi Undang-undang Ketenagakerjaan.

Sementara pekan lalu, SKK Migas disebut-sebut akan dibu­barkan tahun depan dan menjadi unit usaha sendiri. Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla mengakui me­nerima usulan tersebut. "Itu usul-usul, banyak," kata JK, sapaan Jusuf Kalla. JK menuturkan tetap harus ada institusi yang men­jalankan tugas SKK Migas saat ini. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya