Berita

ilustrasi:net

Politik

Diduga Ada Transaksi Politik di Balik Walk Out Demokrat

MINGGU, 05 OKTOBER 2014 | 17:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Aksi walk out (WO) fraksi Demokrat dalam proses voting pengesahan RUU Pilkada diduga dilatari adanya transaksi politik.

Pengamat politik Universitas Gajah Mada (UGM) Ari Dwipayana mencatat setidaknya ada tiga indikasi yang menguatkan dugaan tersebut.

Indikasi pertama adalah kemarahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga menjabat ketua umum Partai Demokrat, saat merespon sikap WO Fraksi Demokrat tidak berlanjut dengan pemberian sanki kepada inisiator WO. Hal ini seakan menyiratkan bahwa apa yang terjadi hanyalah drama.


"Kedua, tidak ada instruksi dari SBY kepada Mendagri untuk bersikap tegas menolak pilkada DPRD. Justru sebaliknya, pemerintah melalui jubir presiden menerima apapun keputusan DPR," lanjut Ari dalam keterangan yang diterima redaksi sesaat lalu (Minggu 5/10).

Indikasi adanya transaksi politik, lanjut Ari, semakin menguat setelah Partai Demokrat mengambil posisi mendukung usulan paket pimpinan Koalisi Merah Putih, yang ternyata memberi konsensi pada Demokrat dalam posisi wakil ketua dan pimpinan alat kelengkapan lain.

"Tiga hal itu merupakan rangkaian peristiwa yang tidak berdiri sendiri," tandasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya