Berita

abraham samad/net

Politik

Golkar Ingatkan Abraham Samad Hormati Posisi Antar Lembaga

SABTU, 04 OKTOBER 2014 | 10:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Partai Golkar mengecam pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Samad mengatakan bahwa ia menyesalkan terpilihnya Bendahara Umum Golkar Setya Novanto sebagai Ketua DPR yang berpotensi punya masalah hukum.

"Pernyataan tersebut bisa disebut sebagai trial by the press," kata Wasekjen Golkar Lalu Mara Satria Wangsa, kepada , beberapa saat lalu (Sabtu, 4/10).

Lalu Mara mengingatkan Abraham untuk saling menghormati posisi antar-lembaga. Lebih-lebih Abraham juga, sebagai penegak hukum, harus menghormati dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.


Dalam konteks ini, Lalu Mara pun menilai Abraham sudah masuk dalam pepatah; Gajah di pelupuk mata tak kelihatan, sementara semut di seberang lautan kelihatan. Dalam artian, KPK malah mengurus yang tidak jelas, sementara kasus yang jelas-jelas sudah dilaporkan tak jelas prosesnya.

"Kasus bus TransJakarta yang jelas-jelas sudah dilaporkan BPK ke KPK, namun hingga saat ini KPK terlihat belum memprosesnya," tegas Lalu Mara.

Lalu Mara pun meminta KPK agar fokus pada tugas pokok dan fungsinya. Dan pernyataan Samad itu menunjukkan ia tak fokus pada tupoksi, malah bertindak sebagai komentator politik.

"Secara etika pernyataan pak Samad tidak dibenarkan. Karena sudah subyektif dan mengedepanjan unsur suka atau tidak suka sama seseorang. Padahal di mata hukum semua warga negara kan sama di depan hukum," demikian Lalu Mara.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya