Berita

neta s pane/net

Politik

Ketua DPR Baru Ditantang Berantas Mafia Proyek DPR-Polri

JUMAT, 03 OKTOBER 2014 | 13:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Koalisi Merah Putih (KMP) harus mendesak Ketua DPR RI 2014-2019, Setya Novanto memberi jaminan bahwa dirinya dapat memberantas mafia proyek, terutama mafia proyek yang diduga melibatkan oknum-oknum DPR, yang memangsa proyek-proyek di lingkungan kepolisian.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangannya kepada RMOL sesaat lalu, Jumat (3/10).

Dari pantauan pihaknya, selama ini cukup banyak proyek pengadaan di lingkungan kepolisian yang direkayasa melalui oknum-oknum
DPR. Akibatnya, banyak proyek yang tidak masuk akal terpaksa diterima Polri.

DPR. Akibatnya, banyak proyek yang tidak masuk akal terpaksa diterima Polri.

Misalnya dalam proyek pengadaan mobil patroli, yang diberikan mobil 2500 cc sampai 3000 cc yang berbahan bakar Pertamax Plus, padahal dalam mata anggaran Polri, bahan bakar mobil patroli hanya premium. Begitu juga dengan proyek pengadaan hewan yang cukup mahal, kuda harga perekornya Rp 460 juta dan anjing Rp 125 juta.

Selain itu, sambung Neta, sejumlah anggota DPR sempat diperiksa KPK karena diduga menerima aliran dana proyek Simulator SIM. Sehingga nama-nama anggota DPR seperti SN, HH, AS, BS dan lain-lain, sering disebut-sebut sebagai bagian dari mafia proyek untuk proyek-proyek di Polri.

"Sebab itu, Setya Novanto harus bisa memberi jaminan bahwa sebagai Ketua DPR dia harus mampu membersihkan mafia proyek yang diduga melibatkan kalangan DPR," tandas Neta. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya