Berita

foto:net

Politik

Survei: Mayoritas Publik Cuek dengan Mekanisme Pilkada

JUMAT, 03 OKTOBER 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mayoritas rakyat Indonesia tidak ambil pusing apakah pemilihan kepala daerah (Pilkada) dilakukan secara langsung atau lewat DPRD.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman dalam keterangan tertulisnya kepada RMOL sesaat lalu, Jumat (3/10).

Temuan ini tercermin dalam survei yang dilakukan oleh NCID pada tanggal 1 Oktober 2014. NCID melakukan survei SMS yang melibatkan 2.300 responden, dengan metode stratified random sampling. Hasilnya 76 persen responden tidak memiliki preferensi metode pemilihan kepala daerah, 15 persen ingin pemilihan langsung dan 9 persen ingin pemilihan oleh DPRD.


"Ini artinya, masyarakat sebenarnya tidak ambil pusing terhadap polemik metode pemilihan kepala daerah," kata Jajat.

Ia menerangkan, hasil survei ini menjelaskan mengapa selama ini tidak pernah ada aksi turun ke jalan yang signifikan yang dilakukan oleh pendukung pilkada langsung dan pilkada tidak langsung.

Hasil ini juga menjelaskan bahwa pembuatan Perppu oleh Presiden SBY tidak memiliki dasar "kegentingan" yang kuat.

"Hasil survei yang banyak digunakan oleh para pendukung Pilkada langsung menutup mata pada fakta bahwa sebenarnya mayoritas rakyat tidak peduli langsung atau tidak langsung. Yang digarisbawahi hanya angka pendukung Pilkada langsung yang memang lebih besar dari pendukung Pilkada oleh DPRD, padahal jumlah yang abstain jauh lebih dominan," demikian Jajat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya