Berita

ppp/net

Politik

Tidak Dapat Jatah di DPR, PPP Kebagian di MPR

JUMAT, 03 OKTOBER 2014 | 08:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membantah ditinggal Koalisi Merah Putih (KMP) karena tidak mendapat jatah pimpinan DPR RI.

Sekjen DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan partainya tidak bisa menempatkan kader di pimpinan DPR hanya karena posisi yang berada di urutan keenam, jadi bukan karena ditinggalkan oleh KMP.

"Karena urutan keenam, jadi tidak dapat seat di pimpinan DPR, tapi Insyaallah nanti di pimpinan MPR," ujar Romahurmuziy lansir dari JPNN, Jumat (3/10).


Urutan suara di KMP adalah; Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PKS dan terakhir PPP.
      
Lalu siapa yang diajukan PPP ke meja pimpinan MPR? Romahurmuziy masih merahasiakan siapa kandidat yang akan diusung PPP itu. Termasuk posisi ketua atau wakil ketua MPR.

"Yang sudah pasti itu, PPP akan maju bersama-sama dengan Koalisi Merah Putih dalam pengajuan paket pimpinan MPR," terangnya.
     
Ia menganggap, jatah kursi pimpinan di MPR/DPR merupakan bagian dari penghargaan untuk partai yang bergabung dalam KMP. Hal itu berkaitan dengan kesolidan yang terus teruji.

"Ini reward, kami juga telah menyatakan kebersamaan itu dalam struktural dewan," tandas Anggota DPR ini. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya