ilustrasi/net
ilustrasi/net
Untuk mencegah kerusakan infrastruktur jalan akibat aktivitas tambang, PT Antang Gunung Meratus (AGM), didasari Peraturan Daerah Kalimantan Selatan tentang pengaturan penggunaan jalan, berinsiatif mengembangkan kanal sebagai sarana pengangkutan batubaranya. Kelebihan penggunaan kanal sebagai sarana pengangkutan batubara adalah meminimalisir kerusakan jalan di sepanjang jalur tersebut.
Menurut Bupati Kabupaten Tapin, Arifin Arfan, kanal AGM merupakan normalisasi dari Sungai Muning sepanjang 16 kilometer yang sempit dengan kedalaman 1,5 meter yang tadinya hanya dapat dilalui oleh kapal jenis kelotok. Setelah dilakukan normalisasi, sungai tersebut dapat dilalui kapal pengangkut batubara 180 feet dengan kedalaman 2-3 meter, dan kegiatan masyarakat yang menggunakan Sungai Muning tersebut dapat berjalan lancar.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Senin, 04 Mei 2026 | 16:19
Senin, 04 Mei 2026 | 16:18
Senin, 04 Mei 2026 | 16:05
Senin, 04 Mei 2026 | 15:34
Senin, 04 Mei 2026 | 15:32
Senin, 04 Mei 2026 | 15:27
Senin, 04 Mei 2026 | 15:26
Senin, 04 Mei 2026 | 15:17
Senin, 04 Mei 2026 | 14:50
Senin, 04 Mei 2026 | 14:45