Berita

ilustrasi/net

Politik

JAMAN: DPR Pertontonkan Drama Sinetron yang Tidak Bermutu

KAMIS, 02 OKTOBER 2014 | 11:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kembali, rakyat Indonesia dipertontonkan kericuhan yang tidak ada manfaatnya di tengah sidang parlemen . Lebih mengenaskan, kericuhan terjadi pada hari pertama bertugas sebagai anggota DPR RI.

Sekretaris Jenderal Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN), Heriandi Lim, mengatakan, kericuhan itu sungguh memalukan. Namun dia menilai, sumber kericuhan itu adalah pimpinan sidang sementara yang merupakan anggota DPR paling tua, Popong Otje Djunjunan.

"Seharusnya, ketika kepemimpinan sidang tidak meyakinkan dan tidak bisa mengendalikan, pemimpin sidang Ceu Popong harus digantikan atau diambil alih oleh unsur pemimpin sidang yang lain," ujar Heriandi kepada , Kamis (2/10).


Ia melihat seolah ada pemaksaan agenda yang harus diselesaikan secepatnya, tanpa memberi waktu dan ruang untuk proses konsultasi sebelum pengambilan keputusan. Sepertinya, ada kesengajaan yang terarah untuk itu.

Hasilnya, lanjut Heriandi, keputusan rapat yang menetapkan Ketua dan empat Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 potensial menimbulkan persoalan baru. Ketua DPR yang baru, Setya Novanto dari Fraksi Partai Golkar, penuh masalah secara hukum.

"Kita tahu Setya Novanto namanya sering disebut-sebut oleh KPK dalam berbagai kasus hukum yang berpotensi menyeretnya. Rakyat Indonesia tidak perlu sampai mendapatkan pendidikan politik yang berkelanjutan penuh kejutan seperti cerita drama sinetron," tandasnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya