Berita

Akhirnya Jelas dan Pasti ke Jepang Bebas Visa

RABU, 01 OKTOBER 2014 | 04:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penantian publik selama ini terkait dengan bebas visa ke Jepang akhirnya jelas dan pasti. Bebas visa ini tentu saja akan mempermudah WNI berkunjung ke Jepang.

"(Dengan bebas visa) ini diharapkan membuka kesempatan bagi WNI untuk mengenal Jepang secara lebih dekat serta membuka wawasan masyarakat Indonesia secara lebih luas lagi," kata Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, dalam keterangan beberapa waktu lalu (Rabu, 1/10).

Yusron pun menyatakan rasa syukur atas pengumuman bebas visa ini oleh Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida, di Kantor Perdana Menteri Jepang di Tokyo (Selasa, 30/9). Fumio Kishida, bebas visa kunjungan (WNI) ke Jepang akan berlaku efektif mulai 1 Desember 2014.


Jepang juga memberlakukan visa multiple entry ke Jepang untuk masa selama lima tahun. Ini merupakan perpanjangan kebijakan multiple entry sebelumnya, yang semula hanya berlaku untuk masa tiga tahun. Kebijakan ini, khususnya berlaku, misalnya untuk kunjungan bisnis.

Agar paspor apat dibaca (scan) oleh komputer di imigrasi bandara-bandara di Jepang, pemerintah Jepang juga menetapkan bahwa untuk memperoleh bebas visa itu paspor Indonesia yang digunakan haruslah paspor yang memiliki IC.

Sementara untuk perjalanan bebas visa yang pertama kalinya, paspor tersebut harus didaftarkan di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta atau di Konsulat Jenderal Jepang yang ada di Indonesia. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya