Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Megawati Disarankan Kurangi Gengsi Politik

SELASA, 30 SEPTEMBER 2014 | 12:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komunikasi politik Megawati Soekarnoputri terbilang kaku. Ini bisa dilihat dari kekalahan koalisi PDIP dkk dari Koalisi Merah Putih (KMP) dalam pertarungan politik di parlemen.

Tercatat, hingga sekarang KMP telah menang atas PDIP dengan skor 4-1. KMP memenangkan empat pertarungan politik; RUU MD3, tata tertib DPR, pemilihan pimpinan BPK dan RUU Pilkada. Sementara kubu Jokowi-JK baru menang satu, yaitu pertatungan pilpres.

Dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) mengatakan, problemnya ada pada sosok Megawati sendiri. Menurutnya, sulitnya parpol KMP bergabung ke koalisi Jokowi-JK karena kakunya komunikasi Megawati.


"Berbicara komunikasi politik cukup hanya menyakinkan elite penentu di sebuah parpol, tidak perlu menyakinkan anggota parpol atau kader parpol, cukup melakukan komunikasi politik dengan ketua umum parpol," kata Ipang kepada RMOL, Selasa (30/9).

Jelas Ipang, hal itu yang belum dilakukan Megawati. Ia pun mengusulkan, agar Megawati melakukan pertemuan dengan ketua umum yang di KPM, seperti PAN, PPP dan Demokrat yang sudah memberikan sinyal. (Baca: Megawati Harus Ngopi Bareng dengan Ketum PPP, PAN dan Demokrat)

"Untuk mencairkan bisa lewat ngopi bareng atau ngumpul dengan ketua umum sebuah parpol. Menurunkan gengsi politik nggak apa-apa dan nggak masalah demi berjalannya pemerintahan Jokowi-JK dengan mulus," tandasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya