Berita

dpd/net

Sekjen DPD Pastikan Tidak Ada Uang untuk Pencitraan Irman

SENIN, 29 SEPTEMBER 2014 | 14:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dipastikan tidak ada dana DPD RI yang digunakan Ketua DPD Irman Gusman untuk pencitraan saat menjadi peserta Konvensi Demokrat dengan anggaran sebesar Rp 1, miliar sebagaimana dituduhkan  Forum Indonesia untuk
Transparansi Anggaran (Fitra)

"Dipastikan tidak ada satu rupiah pun anggaran DPD yang digunakan untuk keperluan konvensi," kata Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sudarsono Hardjosoekarto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 29/9).

Dia mengatakan apabila terdapat kebocoran anggaran, tentu DPD tidak akan mendapat penghargaan Opini Wahar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2013. Pencapaian tertinggi terhadap laporan keuangan kementerian itu telah diterima DPD untuk yang kedelapan kalinya sejak tahun 2006.

Dia mengatakan apabila terdapat kebocoran anggaran, tentu DPD tidak akan mendapat penghargaan Opini Wahar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2013. Pencapaian tertinggi terhadap laporan keuangan kementerian itu telah diterima DPD untuk yang kedelapan kalinya sejak tahun 2006.

"Jadi berturut-turut sejak 2006 DPD selalu mendapat WTP. Kalau ada kebocoran, tidak mungkin diberi opini WTP. BPK tentunya tidak main-main dalam memberikan itu," tandasnya.

Terkait dengan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK tahun 2010 mengenai pembayaran premi asuransi kesehatan bagi anggota DPD beserta anggota keluarganya sebesar 1,35 miliar, dia mengatakan hal itu dikarenakan perbedaan persepsi antara BPK dengan pihak ketiga, dalam hal ini PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia dalam perhitungan pembayaran premi asuransi kesehatan tahun 2010. Temuan LHP dari BPK tahun 2010 itu tidak dikategorikan sebagai temuan materiil sehingga tidka mempengaruhi status WTP.

"Terlebih lagi hal itu tidak ada kaitan satu rupiah pun dengan kegiatan konvensi Ketua DPD pada 2013," ungkap Sudarsono.

Lagipula, sambung dia, dalam perencanaan program dan anggaran di DPD sepenuhnya merupakan kewenangan Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) yang terdiri dari perwakilan seluruh provinsi. Sementara, realisasi anggaran dilaksanakan oleh masing-masing alat kelengkapan dengan mekanisme dan tata cara pengambilan keputusna sesuai tata tertib.

"Artinya tidak ada satu mata anggaran pun yang direalisasi tanpa sepengetahuan Sekjen DPD sebagai pengguna anggaran dan kepala biro pernecanaan dan keuangan sebagai kuasa pengguna anggaran," demikian Sudarsono. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya