Berita

jokowi-jk/net

Jokowi-JK Harus Pilih Menteri yang Paham Lalu Lintas

SENIN, 29 SEPTEMBER 2014 | 10:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kondisi lalu lintas di Indonesua sudah dalam kondisi gawat darurat. Karena itu Jokowi-JK harus memilih calon menteri profesional di bidang lalu lintas dan angkutan.

Demikian disampaikan Ketua Presidum Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 29/9).

"Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perindustrian dan Kapolri harus menjadi perhatian Jokowi-JK. Keempat petinggi negara itu harus bersinergi untuk mewujudkan Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," ungkap Edi.


Pemerintahan Jokowi-JK, ungkap Edi, harus lebih fokus membangun infrastruktur jalan dan transportasi di wilayah luar Pulau Jawa. Sehingga pemerataan pembangunan bisa terwujud, dan sekaligus mengatasi terjadinya urbanisasi yang justru menimbulkan permasalahan di kota yang dijadikan tujuan, seperti Jakarta.
 
Edison juga meminta pemerintahan Jokowi-YK membatalkan sejumlah proyek pembangunan jalan tol di Jakarta, dan memindahkannya ke luar ibukota. Karena, pembangunan ruas tol di ibukota bukan upaya efektif untuk mengatasi masalah kemacetan di Jakarta, namun justru akan menimbulkan kemacetan baru dan proyek itu tidak pro rakyat tetapi hanya menguntungkan pihak produsen kendaraan bermotor.

"Langkah tepat adalah segera mewujudkan transportasi massal yang menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, serta dapat dijangkau dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya," ujar Edison.
 
ITW berharap, pemerintahan Jokowi-JK dapat segera melakukan tindakan nyata untuk mengatasi persoalan infrastruktur jalan secara keseluruhan. Juga menyiapkan transportasi umum yang menjamin terwujudnya Kamseltibcar lalu lintas. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya