Berita

net

Politik

Putri Gus Dur Berharap KMP Bukan Oposisi yang Asal Ngemplangin

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 15:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Koalisi Merah Putih (KMP) semakin berbesar hati setelah berhasil mematahkan asumsi koalisinya hanya bersifat sementara dan akan luntur oleh tawaran kursi menteri. Pertarungan RUU Pilkada di DPR RI membuktikan KMP semakin solid.

Mengenai hal itu, aktivis Islam yang juga Direktur Eksekutif The Wahid Institute, Yenny Wahid, punya secercah harapan, namun tetap dibayangi kekhawatiran.

"Selama koalisinya kedepankan kepentingan masyarakat, isu yang didukung untuk masyarakat dan bukan sekadar asal jadi oposisi, maka itu bagus. Oposisi kompak itu bagus dan kita perlukan," kata Yenny kepada , di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat malam (26/9).


Yang tidak sehat adalah kalau oposisi itu sekadar terbentuk agar pemerintahan yang sah tidak stabil.

"Oposisi sehat yang tidak sekadar ingin ganggu stabilitas, kritis, juga konstruktif, bukan opsisi yang asal ngemplangin," tegasnya.

"Jadi tergantung niatnya. Dalam agama Islam semua hal dikembalikan ke niatnya," tambah Yenny.

Terkait dengan masa transisi menuju pemerintahan yang baru, putri dari almarhum KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu, mengimbau semua pihak bersikap sebagai negarawan.

"Dimanapun posisi kita, harus bersikap negarawan. KMP kedepankan kepentingan masyarakat, sementara PDIP sebagai partai pemerintah juga lebih merangkul lawan-lawan politiknya," ucap Yenny. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya