Berita

Dunia

Biksu dan Aktivis Protes Australia Kirim Pencari Suaka ke Kamboja

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 14:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekitar 200 aktivis Hak Asasi Manusia dan biksu menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Australia di Phnom Penh Kamboja, Jumat (26/9). Mereka menyuarakan protes atas rencana Australia untuk mengirim para pencari suaka ke Kamboja.

"Kami juga mendesak pemerintah Kamboja untuk tidak menandatangani kesepakatan pengungsi dengan Australia karena Kamboja masih termasuk salah satu negara termiskin di dunia," kata Direktur eksekutif Federasi Cendekiawan dan Mahasiswa Kamboja Tim Teav yang terlibat dalam aksi.

Demi mengamankan aksi tersebut, ratusan pasukan keamanan dikerahkan.


Unjuk rasa itu, dikabarkan Xinhua, digelar jelang pertemuan Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Kheng dan Menteri Imigrasi Australia Scott Morrison sore harinya. Keduanya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyelesaian pengungsi dari Australia ke Kamboja.

Berdasarkan perjanjian tersebut masih belum diketahui berapa banyak pencari suaka dari Australia ke Kamboja. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya