Berita

luhut panjaitan/net

Politik

Luhut Panjaitan: Situasi Politik Akan Berubah Setelah Pelantikan Presiden

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Koalisi politik yang tidak menguntungkan  diyakini akan berubah setelah pelantikan presiden dan wapres terpilih.

Koalisi yang lemah dan kalah jumlah membuat kubu Jokowi-JK harus mengalah dalam beberapa pertarungan politik, terakhir dalam pengesahan RUU Pilkada di DPR RI,
Penasihat senior presiden terpilih Joko Widodo, Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, tampaknya pasrah melihat kegagalan PDIP, Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan lobi politik sebelum pengesahan RUU Pilkada. Dia menerima apapun hasil paripurna DPR.

"Kalau sudah diputuskan begitu ya kita lihat saja," ujar Luhut ketika ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat malam (26/9).

"Kalau sudah diputuskan begitu ya kita lihat saja," ujar Luhut ketika ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat malam (26/9).

Dia juga yakin akan banyak gugatan masyarakat ke Mahkamah Konstitusi karena sejak awal mayoritas rakyat menolak Pilkada dikembalikan menjadi wewenang DPRD.

"Kita lihat saja, mungkin akan ada langkah seperti itu. Bisa saja parpol pendukung Jokowi-JK menggugat karena banyak masyarakat yang tidak setuju Pilada tak langsung itu," ungkapnya.

Menurut Luhut jika keputusan Pilkada lewat DPRD itu tetap dipertahankan pun tak ada masalah bagi pemerintahan Jokowi-JK.

Menurut dia, situasi politik saat ini masih terlalu awal untuk diprediksi. Bentuk koalisi pemerintahan dan di DPR pun masih bisa berubah setelah pelantikan presiden.

"Tidak ada masalah kalau sudah diputuskan, tidak serta merta Koalisi Merah Putih akan mengontrol, karena akan terjadi perubahan setelah pelantikan presiden. Masih sangat dinamis," tegasnya. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya