Berita

ilustrasi/net

Dunia

Masukkan Opium ke Makanannya, Pemilik Kedai Mie Diringkus Polisi

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 10:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang pemilik kedai mie di Tiongkok ditahan setelah mengaku telah memasukkan opium ke dalam masakan yang dijualnya. Opium merupakan sejenis getah bahan baku narkotika dari buah candu yang belum matang.

Pemilik kedai mie Yan'an bernama Zhang itu, seperti dilaporkan CNN (Sabtu, 27/9), mengaku telah membeli dua kilogram opium seharga 600 yuan (setara dengan 1,1 juta rupiah) pada Agustus lalu.

Opium itu kemudian digunakan dalam adonan masakannya sehingga menyebakan cita rasanya menjadi lebih enak. Hal itu dilakukan demi meningkatkan bisnisnya agar para pembeli terus kembali ke kedainya yang terletak di Provinsi Shaanxi Utara itu.


Kasus itu sendiri terungkap setelah seorang pria bernama Liu Juyou terjaring razia karena diduga merupakan pengguna obat-obatan terlarang. Hasil tes urin menunjukkan ia positif mengandung opium.

Namun Liu menepis tuduhan menggunkan opium.

Setelah menahannya selama 15 hari, polisi membebaskan Liu karena telah melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa penyebab sesungguhnya berasal dari kedai mie yang biasa ia dan keluarganya datangi itu.

Keluarga Liu yang tak terima dikabarkan juga mengajukan gugatan dugaan salah tangkap kepada polisi. [mel]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya