Berita

ilustrasi kapal pembawa imigran/net

Dunia

Insiden Laut Memprihatinkan, Dewan HAM PBB Ajak Semua Negara Perhatikan Imigran

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 09:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Negara-negara di dunia didesak untuk meningkatkan upaya untuk menekan terjadinya insiden laut yang kerap kali menelan ribuan nyawa imigran. Insiden laut yang dimaksud terkait dengan tragedi tenggelamnya kapal yang membawa imigran atau eksploitasi manusia yang dilakukan kelompok penjahat terorganisir di laut

"Perlindungan HAM terhadap para imigran di laut terus menimbulkan tantangan serius," kata pernyataan Dewan HAM PBB yang terdiri dari 47 negara anggota itu pada Jumat (26/9).

Karena itu Dewan HAM PBB meminta negara-negara di dunia untuk melindungi hak asasi para imigran serta  mengatasi akar penyebab masalah yang mendorong mereka nekad mengambil resiko untuk melakukan perjalanan berbahaya di laut.


Para imigran yang biasanya melarikan diri dari negara-negara konflik itu kerap kali mengambil resiko dengan menumpang kapal yang tidak aman bahkan tak jarang kelebihan muatan untuk berlayar ke negara lainnya, umumnya ke wilayah Eropa demi mencari penghidupan yang lebih baik.

Namun dalam perjalanan, tidak semua kapal tersebut berhasil berlabuh ke tempat tujuan. Sejumlah insiden di laut seperti tenggelam atau tindak kejahatan lainnya kerap terjadi.

Menurut catatan badan pengungsi PBB atau UNHCR, dikutip AFP, insiden laut di mana kapal para imigran tenggelam sejauh ini paling banyak terjadi di Laut Mediterania.

Sepanjang tahun ini saja misalnya, lebih dari 2.500 orang tenggelam atau dilaporkan hilang di wilayah laut tersebut di tengah upaya untuk menyeberangi Laut Mediterania menuju Eropa. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya