Berita

Hatta Rajasa Minta Anggota DPR Cermati Fenomena Global

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 15:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa mengingatkan kepada anggota DPR terpilih dari partai Koalisi Merah Putih untuk mencermati fenomena yang akan terjadi di awal masuk tahun 2015.

"Ada fenomena menarik, mulai terintergasinya ekonomi secara regional dan gobal," jelas Hatta saat menyampaikan sambutan dalam acara pertemuan anggota DPR terpilih dari partai-partai yang tergabung dalam KMP di Hotel Sultan, Jakarta (Jumat, 26/9).

Karena itu, sambung Hatta, pertanyaannya adalah apakah Indonesia akan menjadi bangsa pemenang mengingat pengintegrasian itu meniscayakan persaingan yang luar biasa. Apakah produk dalam negeri bisa merajai atau malah Indonesia menjadi pasar yang besar bagi bangsa lain.


"Sadarilah itu. Dengan menyadari kita akan menyusun strategi untuk memenangkan bangsa kita," tandansya.

Fenomena kedua, dunia ternyata tidak semakin aman. Makanya, Hatta mengungkapkan, Indonesia pantas bersyukur bangsa kita tetap utuh walaupun ada orang dan kekuatan tertentu yang mungkin saja apabila rakyat tidak bersatu dan tidak menempatkan Pancasila sebagai landasan filosofi dan idiil, Indonesia akan terbelah.

"Semua itu hanya bisa kita jalankan kalau kita bersatu, kalau kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan ini tidak semata-mata kepentingan orang per orang, partai per partai, tapi kepentingan bangsa. Kita ingin negara kita maju. Oleh karena itu, kita akan berjuang bersama-sama, ber-fastabiqul khoirot," ungkapnya.

Selain mengingatkan dua hal tersebut, Hatta juga menitipkan satu hal kepada anggota DPR terpilih.

"Ke depan ini, kalau kita tidak bisa mengelola sumber daya alam kita, memang sulit untuk menjadi negara maju. Value added adalah kuncinya. Jangan kita nanti terpancing untuk mundur lagi, hanya karena kepentingan sesaat. Kita harus berani mengatakan seluruh sumber daya alam harus kita olah dalam negeri kita. Saya titip itu," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Hatta juga mengamini bahwa ada 100 UU lebih yang bermasalah. Makanya, Hatta meminta anggota DPR terpilih dari KMP untuk mencermati. "Tadi malam saya mencerimati tentang pentingnya UU kita perbaiki agar memberikan manfaat yang besar untuk negara tercinta," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya