Berita

isis ilustrasi/net

Dunia

ISIS Diam-diam Siapkan Serangan ke Sistem Subway AS dan Paris

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 12:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS disebut-sebut berencana melebarkan aksinya dengan menyerang sistem subway di Paris dan Amerika Serikat.

"Mereka berencana untuk menyerang metro-metro di Paris dan Amerika Serikat," kata Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi di New York usai menghadiri pertemuan tahunan dengan Majelis Umum PBB (Kamis, 25/9).

Informasi itu, kata Abadi, dihimpun dari sumber yang kredibel, yakni dari sejumlah militan yang ditangkap di Irak. Serangan itu direncanakan dari dalam Irak oleh jaringan milik ISIS.


"Saya menayakan soal informasi yang lebih kredibel. Saya menanyakan nama. Saya menanyakan detil, kota, tanggal. Dan dari rincian yang saya dapatkan itu, ya itu terlihat kredibel," sambungnya dikutip Reuters.

Namun demikian, Abadi tidak menjelaskan lebih lanjut soal detil-detil yang berhasil ia kumpulkan itu.

Amerika Serikat dan Perancis diketahui sama-sama melancarkan serangan udara ke wilayah Irak dan Suriah beberapa waktu terakhir demi mengerem aksi anarki kelompok militan ISIS.

Abadi sendiri menegaskan bahwa pihaknya menerima dukungan dari pihak internasional yang melancarkan aksi militer di wilayahnya. Akan tetapi ia menggarisbawahi bahwa Irak tak ingin melihat adanya pasukan asing yang melakukan serangan darat. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya