Berita

ahok/net

Politik

Pilkada Lewat DPRD Disahkan, Ahok Kutip Pernyataan Jokowi

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 06:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rancangan Undangan-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) akhirnya disahkan menjadi UU lewat mekanisme voting dalam Paripurna DPR RI, Jumat dinihari (26/9).

Polemik yang selama ini diributkan, apakah pilkada digelar secara alangsung atau lewat DPRD pun diputuskan. Suara terbanyak dewan memilih pilkada lewat DPRD.

Menanggapi hal ini Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama angkat bicara lewat akun twitternya, @Ahok_BasukiTP. Ahok sapaan akrabnya mengutip pernyataan atasannya Gubernur DKI yang juga Presiden Terpilih Joko Widodo.


"Jokowi: Saya Pastikan, Kepala Daerah yang Dipilih Dewan Akan Lebih Korup," tulis Ahok.

Sebelumnya Jokowi meyakini bahwa kepala daerah hasil pemilihan DPRD akan lebih korup dibanding pilkada langsung. Selain itu, jika dipilih melalui DPRD, kepala daerah tidak memiliki keterikatan batin dengan rakyatnya. Kepala daerah seakan-akan tak memiliki tanggung jawab moral terhadap rakyat.

Ahok berjanji, sisa waktu tiga tahun ini meminpin Jakarta, ia akan bekerja keras tanamkan fondasi reformasi birokrasi, sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta infrastruktur transportasi dan pencegahan banjir.

"Itu respon saya atas diputuskannya pemilihan kepala daerah lewat DPRD. Terimakasih," tandas mantan politisi Gerindra ini.

Ahok mengunduran diri sebagai kader Partai Gerindra beberapa waktu lalu. Mantan Ketua DPP Bidang Politik Gerindra ini mengundurkan diri karena tidak sepakat dengan sikap partainya yang mendukung pilkada lewat DPRD. Ahok menginginkan pilkada tetap separti sekarang, pilkada langsung. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya