. Pimpinan DPD mendatang harus bisa menjadikan DPD sebagai lembaga negara yang strategis, dan sejajar dengan DPR. Karena itu, anggota DPD jangan sampai salah dalam memilih ketua dan unsur pimpinan DPD periode 2014-2015 mendatang.
Demikian disampaikan Anggota DPD dari Provinsi Aceh, Fahrurozi. Fahrurozi sendiri menilai selama lima tahun ini, DPD di bawah kepemimpinan Irman Gusman sudah menunjukan eksistensinya.
"Kepemimpinan Irman Gusman saya nilai telah berhasil membawa DPD RI selama lima tahun ini menjadi lebih baik dan bermartabat meskipun banyak kelemahan DPD RI secara kewenangan," kata Fahrurozi beberapa saat lalu (Kamis, 25/9).
Menurutnya, keberhasilan Irman mengangkat martabat kelembagaan DPD ditunjukan dengan banyak permasalahan yang tidak dapat diselesaikan oleh lembaga lain, namun DPD mampu memainkan perannya dalam menutupi kelemahan dari praktek sistem pemerintahan yang ada.
"Di bawah kepemimpinannya (Irman Gusman), DPD mampu menjadikan lembaga negara ini sebagai lembaga yang cukup di banggakan oleh rakyat Indonesia," katanya.
Fahrurozi mengatakan, eksistensi kelembagaan DPD sangat diperlukan dalam sistem demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia. Sebab DPD dapat memperkuat sistem demokratisasi di indonesia. Selain itu, figur yang tepat untuk melanjutkan perjuangan tersebut adalah Irman Gusman yang ketokohannya di DPD sudah teruji selama lima tahun ini.
"Secara kepemimpinan, beliau memiliki visioner yg terarah serta memiliki integritas yang kuat. Perannya sangat penting untuk membawa kembali DPD RI kedepan menjadi lembaga negara yang bermartabat dan kuat," katanya.
Ia juga menilai Irman memiliki pengalaman yang cukup dibandingkan dengan kandidat calon ketua DPD lainya. Bahkan sosok Irman masih mendapat dukungan yang kuat dan bisa mewakili Indonesia bagian Barat.
"Sosok Irman Gusman masih sangat kuat berpeluang untuk duduk kembali sebagai ketua DPD RI periode 2014-2019," katanya, sambil mengingatkan agar seluruh anggota DPDbisa lebih objektif dalam menentukan siapa pemimpin yang akan dipilih.
[ysa]