Berita

ahmad yani/net

Politik

Ahmad Yani Dipukuli, Razman Minta Polisi Serius Usut

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014 | 13:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kericuhan terjadi di tengah rapat panitia kerja yang membahas RUU Advokat di Gedung Nusantara 2 DPR RI, Jakarta, Rabu (24/9) malam.

Saat itu, anggota Komisi III dari Fraksi PPP Ahmad Yani, yang juga inisiator RUU, sempat mengalami pemukulan bahkan dikeroyok puluhan orang tak dikenal. Mereka mengaku dari organisasi Peradi dan menolak RUU Advokat.

Ahmad Yani memang langsung diamankan dan dievakuasi oleh petugas pengamanan dalam (Pamdal DPR). Namun tetap saja aksi itu memalukan terjadi. Salah satu yang mengecam adalah pengacara muda, Razman Arif Nasution.


"Saya menduga itu dilakukan oknum Peradi yang tidak memiliki rasa malu, karena memperlakukan wakil rakyat dengan cara-cara kasar sementara Peradi adalah juga organisasi advokat yang berisikan orang-orang hukum," ujar Razman dalam rilisnya, Kamis (25/9).

Kalau itu benar, lanjut Razman, sangat jelas Peradi ingin memonopoli organisasi Advokat. Selain itu, masih kata Razman, RUU Advokat itu akan memberikan peluang yang sama kepada advokat yang mempunyai pandangan yang beda dengan Peradi.

"Sementara bangsa ini butuh Dewan Advokasi Nasional (DAN) dan juga organisasi lain yang bisa menyumpah anggotanya sendiri," tutur Razman.

Perlu diketahui, terkait pengeroyokan tersebut, Bambang Kisminarso, saksi dalam peristiwa itu telah melaporkan puluhan advokat tersebut ke Bareskrim Mabes Polri. Mereka dilaporkan dengan beberapa pasal.

Razman mendukung penuh pelaporan yang dilakukan pihak Ahmad Yani.

"Karena itu, saya minta polisi harus mengusut siapa aktor di balik kekacauan di sidang komisi tiga DPR RI," pungkas pengacara mantan Kepala Dishub DKI, Udar Pristono, itu.[wid]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya