Berita

Dunia

Perusahaan Bakrie Digugat di Pengadilan New York

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014 | 12:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

PT Bakrie Telecom Tbk beserta perusahaan yang berafiliasi dengannya digugat oleh sejumlah investor di pengadilan New York awal pekan ini. Pasalnya, perusahaan milik politisi Aburizal Bakrie tersebut diklaim melanggar kontrak yang melibatkan obligasi senilai 380 dolar AS.

Bloomberg
pada Selasa (23/9) mengabarkan, para investor yang merupakan pemegang lebih dari 25 persen saham dalam gugatannya menyebut bahwa perusahaan Bakrie dinilai gagal membayar bunga yang jatuh tempo pada bulan November 2013 dan Mei 2014 lalu. Selain itu juga tidak terlihat adanya itikad untuk melakukan pembayaran tersebut.

"Tertuduh telah mengakui bahwa kegagalan membayar hutang akan berlanjut dan tidak ada pembayaran bunga lebih lanjut yang akan dilakukan, sementara perusahaan secara diam-diam bernegosiasi dengan 'komite pengarah' yang dipilih sendiri dan restukrutisasi perusahaan serta catatan obligasi diefektifkan," kata para investor dalam gugatannya dikutip Reuters (Rabu, 24/9).


Gugatan itu sendiri diajukan oleh Universal Investment Advisory SA, Vaquero Master EM Credit Fund Ltd dan Trucharm Ltd  kepada Bakrie Telecom Pte Ltd [BTELB.UL], PT Bakrie Telecom Tbk, PT Bakrie Network, dan PT Bakrie Connectivity.

"Ada kemungkinan tinggi bahwa tergugat akan memperburuk keteledoran dan gagal melakukan pembayaran berikutnya yang jatuh tempo pada November 2014," kata para investor dalam gugatannya.

Petusahaan Bakrie yang berbasis di Jakarta Selatan belum.memberikan tanggapan atas gugatan tersebut.[wid]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya