Berita

salah satu foto yang bocor di sosial media/daily mail

Dunia

Foto Berbikini Bocor, Maskapai Vietnam Bantah Promosi

RABU, 24 SEPTEMBER 2014 | 16:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah maskapai penerbangan Vietnam, VietJet Air dihujani cibiran setelah sejumlah foto bocor di internet.

Pasalnya, foto-foto yang bocor pertama kali melalui Facebook pekan lalu itu menunjukkan sejumlah model wanita yang mengenakan tepatnya bikini dengan warna khas maskapai berpose di sejumlah bagian pesawat.  

Salah satu foto menunjukkan dua orang model berpose di dalam kabin pesawat, foto lainnya menunjukkan mereka tengah menuruni tangga pesawat. Satu foto lainnya menunjukkan sejumlah model mengenakan bikini serupa memainkan kembang api di depan pesawat.


Foto itu sendiri diketahui pertama kali diposting oleh model lingerie ternama Vietnam, Ngoc Trinh yang juga menjadi salah satu model di foto tersebut. Foto-foto itu diduga akan digunakan dalam promosi maskapai ke depannya.

Dalam foto yang dipostingnya itu, Trinh menyebut, "Baru selesai mengambil foto promos bagi VietJet Air selama 12 jam non-stop sejak pukul 9:00 pagi hingga 9:00 malam," tulisnya.

Foto-foto itu sendiri segera mendapat cibiran negatif di media sosial. Daily Mail pada Selasa (23/9) mengabarkan, tidak sedikit pengguna internet yang mengkritik penggunaan wanita berbikini sebagai objek untuk mempromosikan maskapai mereka.

Menyusul cibiran yang merebak, foto-foto itu pun dihapus dari akun facebook dan pihak maskapai angkat bicara.

Seorang pejabat maksapai, Vu Pham Nguyen Tung membantah foto-foto itu resmi dan akan digunakan sebagai promosi mendatang. Ia menyebut foto hanya diambil dalam percobaan pengambilan foto bagi VietJet Air.

"Kami belum memutuskan apakah kita akan menggunakan foto-foto itu atau tidak," sebutnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya