Berita

Politik

Beranikah Jokowi Ikuti Jejak Ahok Keluar dari Partai Politik?

RABU, 24 SEPTEMBER 2014 | 13:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Adalah suatu intervensi yang berlebihan jika susunan kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) harus mendapat restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, meski Jokowi sebagai presiden terpilih adalah kader partai banteng gemuk itu.

"Penentuan menteri adalah hak prerogatif Jokowi dalam memenuhi kapasitasnya sebagai seorang Presiden terpilih," kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, kepada wartawan, Rabu (24/9).

Sebagai Presiden terpilih, seharusnya Jokowi berani mengambil sikap sendiri tanpa harus selalu di bawah bayang-bayang Megawati. Bahkan, jika berani, Jokowi bisa mencontoh sikap politisi Partai Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang berani keluar dari partai pengusungnya. Alasan Jokowi pun sebetulnya cukup kuat karena ia tidak mau diintervensi oleh partai.


Jajat menambahkan, saat ini Jokowi tidak hanya milik PDIP tetapi milik rakyat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari berapa besar dukungan rakyat terhadap Jokowi. Dalam pemilihan Legislatif kemarin PDIP mendapat suara 23.681.471 suara, sedangkan suara pendukung Jokowi adalah 70.997.883 suara.

"Harapan besar rakyat Indonesia yang digantungkan kepada presiden dan wakil presiden terpilh 2014 Jokowi-JK sepertinya akan sirna jika Presiden terpilihnya hanya manut atas perintah Megawati, bukan kehendak rakyat, Kalau seperti ini kenapa kemarin tidak ibu Megawati saja yang mencalonkan diri?" tutup Jajat. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya