Para eksponen gerakan mahasiswa reformasi 1998 atau Aktivis 98 merencanakan pertemuan di Pulau Bali. Agenda itu akan dihadiri perwakilan Aktivis 98 dari 25 provinsi.
Rencananya, pertemuan digelar 26-29 September 2014. Humas Konsolidasi Aktivis 98, Mustar Bona Ventura, mengatakan, selain merupakan reuni akbar, pertemuan itu sekaligus silaturahmi dan konsolidasi. Secara khusus, pertemuan yang rencananya akan dihadiri oleh calon presiden terpilih, Joko Widodo, itu akan membahas langkah-langkah strategis aktivis 98 dalam lima tahun mendatang.
"Pertemuan ini tidak lagi berbicara kasus-kasus di masing-masing daerah atau isu-isu, atau peristiwa-peristiwa politik. Melainkan berbicara tentang bagaimana menjelmakan generasi aktivis 98 menjadi kekuatan politik baru untuk meluruskan makna dan tujuan reformasi," kata Mustar dalam keterangan pers yang diterima wartawan.
Dia yakin, pertemuan ini akan menjadi awal dari kebangkitan Aktivis 98 untuk merebut dan mengisi ruang-ruang politik dalam lima tahun ke depan. Pertemuan ini juga akan melakukan pendataan terhadap para aktivis 98 yg tersebar di seluruh Indonesia, menghitung dan mendata berapa jumlah aktivis 98 yang berkecimpung di lintas profesi seperti dokter, hakim, jaksa, polisi, pengusaha, dosen, jurnalis, kepala desa, atau bahkan Bupati juga anggota DPRD/DPR RI.
"Lalu, pertemuan akan merumuskan bagaimana potensi-potensi yang dimiliki untuk menjadi kekuatan menuju perubahan yang dicita-citakan 16 tahun yang lalu, tentang Indonesia bersih, demokratis dan berkeadilan, tentang Indonesia yang menempatkan rakyat menjadi subjek negara," terangnya.
[ald]