Berita

Politik

Undang Jokowi, Aktivis 98 Kumpul di Bali Susun Strategi Jadi Kekuatan Baru

SELASA, 23 SEPTEMBER 2014 | 11:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para eksponen gerakan mahasiswa reformasi 1998 atau Aktivis 98 merencanakan pertemuan di Pulau Bali. Agenda itu akan dihadiri perwakilan Aktivis 98 dari 25 provinsi.

Rencananya, pertemuan digelar 26-29 September 2014. Humas Konsolidasi Aktivis 98, Mustar Bona Ventura, mengatakan, selain merupakan reuni akbar, pertemuan itu sekaligus silaturahmi dan konsolidasi. Secara khusus, pertemuan yang rencananya akan dihadiri oleh calon presiden terpilih, Joko Widodo, itu akan membahas langkah-langkah strategis aktivis 98 dalam lima tahun mendatang.

"Pertemuan ini tidak lagi berbicara kasus-kasus di masing-masing daerah atau isu-isu, atau peristiwa-peristiwa politik. Melainkan berbicara tentang bagaimana menjelmakan generasi aktivis 98 menjadi kekuatan politik baru untuk meluruskan makna dan tujuan reformasi," kata Mustar dalam keterangan pers yang diterima wartawan.


Dia yakin, pertemuan ini akan menjadi awal dari kebangkitan Aktivis 98 untuk merebut dan mengisi ruang-ruang politik dalam lima tahun ke depan. Pertemuan ini juga akan melakukan pendataan terhadap para aktivis 98 yg tersebar di seluruh Indonesia, menghitung dan mendata berapa jumlah aktivis 98 yang berkecimpung di lintas profesi seperti dokter, hakim, jaksa, polisi, pengusaha, dosen, jurnalis, kepala desa, atau bahkan Bupati juga anggota DPRD/DPR RI.

"Lalu, pertemuan akan merumuskan bagaimana potensi-potensi yang dimiliki untuk menjadi kekuatan menuju perubahan yang dicita-citakan 16 tahun yang lalu, tentang Indonesia bersih, demokratis dan berkeadilan, tentang Indonesia yang menempatkan rakyat menjadi subjek negara," terangnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya