Berita

nicolas maduro/net

Dunia

Tingkatkan Keamanan Sipil, Venezuela Siap Lucuti Senjata Hingga Identifikasi Virus

SENIN, 22 SEPTEMBER 2014 | 13:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyetujui rencana perdamaian nasional demi mendorong peningkatan keamanan sipil pada Minggu (21/9).

Dengan rencana itu, Maduro menggarisbawahi upaya pemerintah untuk memperharui keamanan dan kesejahteraan warga Venezuela.

"Kami bergerak maju menuju tujuan kita yakni untuk meraih keamanan dan perdamaian Venezuela, tanah air di mana kita bisa menikmati perdamaian," kata Maduro dikutip Xinhua.


Dalam rencana itu, Maduro menyetujui adanya pelucutan senjata nasional demi menekan tingkat kriminalitas di kalangan warga sipil.

Selain itu, Maduro  juga menyetujui anggaran sebesar 250 juta bolivar atau setara dengan 40 juta dolar AS untuk memperkuat patroli hingga akhir tahun 2014.

Bukan hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah menginvestigasi dugaan soal adanya virus mematikan di Maracay Central Hospital di Aragua. Hal itu dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat dari virud yang belum teridentifikasi itu.

"Dokter dari berbagai belahan dunia telah tiba di Venezuela, termasuk Kuba yang kirimkan pakar senjata biologis untuk menemukan apa yang terjadi di Aragua," tandasnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya