Berita

Saemangeum Sea Wall

Setelah dari Korsel, Ahok Putuskan akan Tiru Proyek Maasvlakte Seawall, Belanda

SENIN, 22 SEPTEMBER 2014 | 11:59 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memutuskan tidak akan mencontoh Saemangeum Sea Wall, Korea Selatan untuk proyek tanggul raksasa di Jakarta Utara.

Ahok pada akhir kemarin meninjau langsung Saemangeum Seawall yang terdapat di sebelah barat daya Semenanjung Korea.

Tanggul laut yang dibangun 1991 itu ternyata tidak bisa dipakai dalam pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Jakarta nanti.


"Saya kira konsepnya berbeda sekali. Salah satu konsep utama Jakarta Giant Sea Wall itu mau buat waduk jadi reservoir air. Kalau di sana, mereka yang terutama hanya bangun penahan ombak. Itu pun waduk yang dibikinnya tercemar air kotor. Mana bisa dipakai untuk pertanian," ujar Basuki di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (22/9).

Oleh karena itu, Ahok, sapaan Basuki mengaku akan meniru Maasvlakte Seawall yang ada di Rotterdam, Belanda untuk membangun Diant Sea Wall di pantai utara Jakarta.

Namun, meski tak jadi mencontoh proyek milik Korea Selatan, ia menilai negeri Ginseng itu akan tetap mendukung pembangunan tanggul laut raksasa yang rencananya akan selesai 2024 nanti.

"Mereka tetep mau bantu desain. Mereka kan udah pengalaman. Orang Korea ini dari zaman nenek moyangnya sudah biasa bangun penahan ombak. Di sana ombaknya ganas-ganas," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, NCICD adalah mega proyek perluasan wilayah dengan cara mereklamasi laut menjadi area tinggal. Tanggul raksasa dibangun untuk mengatasi gelombang atau rob. Area yang direklamasi sendiri akan dijadikan menjadi sebuah kawasan terpadu yang terdiri dari perumahan, perkantoran, serta pusat perbelanjaan. Proyek di digagas oleh pemerintahan Fauzi Bowo. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya