Berita

pengungsi suriah menuju Turki/reuters

Dunia

ISIS Perketat Serangan di Suriah, Turki Kebanjiran Pengungsi

SENIN, 22 SEPTEMBER 2014 | 10:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS semakin memperketat serangan di kota perbatasan di bagian utara Suriah yang mayoritas diduduki oleh kelompok Kurdi, Ayn al-Arab pada Minggu (21/9). Militan ISIS dikabarkan menduduki kota, melakukan eksekusi, serta penculikan warga setempat sejak melancarkan serangan awal pekan lalu.

Ribuan penduduk kota yang dikenal oleh warga Kurdi sebagai Kobani itu ketakutan dan melarikan diri ke wilayah Turki.

Turki sendiri memperkirakan sejak Jumat lalu, ada sekitar 70 ribu warga Kurdi Suriah yang melarikan diri demi menghindari aksi anarki ISIS. Namun badan penanganan penungsi PBB UNHCR memperkirakan angka tersebut dapat lebih besar lagi.


"Terus terang, kami tidak tahu kapan jumlah-jumlah ini akan berakhir," kata perwakilan UNHCR di Turki Carol Batchelor menekankan situasi kemanusiaa yang semakin mengkhawatirkan.

Syrian Observatory for Human Rights yang pernah memonitor perang sipil Suriah menyebut, ada setidaknya 150 ribu warga Kurdi yang mengungsi, baik di dalam Suriah ataupun ke luar Suriah sejak ISIS melancarkan serangan besar-besaran ke Kobani Selasa pekan lalu. Sejak saat itu, dikutip Reuters, setidaknya 64 desa di Kobani telah berhasil duduki ISIS yang mengerahkan ribuan militan serta persenjataan berat. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya