Berita

mariano rajoy/net

Dunia

Takut Dicontoh, PM Spanyol Senang Skotlandia Tidak Merdeka

SABTU, 20 SEPTEMBER 2014 | 12:30 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, mengaku senang dengan hasil referendum Skotlandia di mana mayoritas warga memilih untuk tetap menjadi bagian dari Inggris Raya.

"Kami merayakan fakta bahwa Skotlandia masih menjadi bagian dari Inggris dan kami senang bahwa mereka (warga Skotlandia) akan terus memberikan kontribusi seperti yang telah dilakukan sampai saat ini, untuk kebesaran, kohesi dan perkembangan," kata Rajoy (Jumat, 19/9), seperti dikutip Guardian.

Dalam pemungutan suara yang berlangsung pada Kamis (18/9), sekitar 55,3 persen warga Skotlandia memilih menentang kemerdekaan, sementara 44,7 persen suara mendukung untuk merdeka.


Hasil referendum Skotlandia ini sangat berarti bagi Spanyol, karena wilayah Catalan juga akan melakukan referendum sebagai usahanya untuk memisahkan diri dari negeri Matador tersebut. Rencananya referendum tersebut akan digelar pada 9 November mendatang.

Selain itu, warga Basque, kelompok etnis tertua di Spanyol, juga tengah mengamati seksama soal referendum Skotlandia ini. Mereka mengharapkan Skotlandia merdeka dari Inggris Raya, karena hal tersebut juga bisa melebarkan pintu bagi mereka untuk lepas dari Spanyol.

Meskipun Rajoy menegaskan referendum Catalan tidak akan bisa terjadi karena dianggap ilegal, ia cukup puas dengan hasil suara di Skotlandia.

"Sebagai warga negara Eropa, kami juga senang Skotlandia akan terus bersama kami, berkolaborasi dan berpartisipasi sebagai mitra yang relevan dalam proyek politik yang besar yaitu Uni Eropa," lanjut Rajoy.

"Mereka telah memilih pilihan yang paling menguntungkan bagi semua orang, untuk warga Inggris dan juga Eropa," pungkasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya