Berita

ilustrasi/net

Dunia

Semakin Dekat Program AS Latih Pemberontak Suriah

SABTU, 20 SEPTEMBER 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat akan melatih pemberontak Suriah yang disiapkan guna memerangi militan Islamic State atau Negara Islam di wilayah Irak dan Suriah (ISIS).

Penasihat Keamanan Nasional, Susan Rice, mengatakan, keputusan ini tinggal menunggu persetujuan dari Kongres AS.

Meskipun nantinya Kongres AS menyetujui, tentu proses pelatihan terhadap pemberontak Suriah akan memakan waktu yang tidak sebentar.


"Ini bukan sesuatu yang bisa diharapkan akan menghasilkan buah yang cepat dan segera. Ini adalah sesuatu yang akan memakan waktu berbulan-bulan karena ini adalah program pelatihan," kata Rice di Gedung Putih, Washington DC, Jumat (19/9).

Seperti dikutip dari Fox News, program pelatihan terhadap pemberontak Suriah akan fokus pada tiga hal, yaitu: membela komunitas pemberontak Suriah, mengejar pasukan ISIS, dan merebut rezim Presiden Bashar Al Assad.

"Pelatihan ini akan mengambil waktu sekitar 3-5 bulan. Kemudian akan ada kemungkinan jangka waktu 8-12 bulan pelatihan aktual dan tangkas," juru bicara Pentagon, John Kirby, menambahkan.

Pelatihan itu akan melibatkan sekitar 5.000 pemberontak Suriah dan Arab Saudi akan memfasilitasi pelatihan di negaranya. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya