Berita

najib/net

Di Depan PM Hamdalah, Mahfud Sidik Cs Minta Fatah dan Hamas Jaga Persatuan

SABTU, 20 SEPTEMBER 2014 | 08:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penting bagi bangsa Palestina untuk menjaga persatuan, terutama bagi kelompok Fatah dan Hamas yang selama sering berbeda pandangan dalam hal memerdekakan Palestina.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I Mahfud Sidik saat bertemu dengan Perdana Menteri Palestina, Rami Hamdalah, di Bandara Quinn Alya Amman Jordania.

Mahfud juga menyampaikan dukungan Indonesia terhadap perjuangan Bangsa Palestina untuk meraih Kemerdekaan tidak pernah berubah dan tidak akan pernah berubah meski bulan depan akan terjadi perubahan pemerintahan. Terakhir disampaikan bahwa Indonesia telah menunjuk Konsul Kehormatan untuk ditempatkan di Ibukota sementara Palestina Ramallah sebagai bentuk dukungan nyata.


Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Najib, yang ikut dalam rombongan Komisi I ke Palestina, juga mengatakan kepada redaksi beberapa saat lalu (Sabtu, 20/9), dalam pertemuan itu Perdana Menteri Hamdallah mengucapkan terima kasih yangg sebesar-besarnya atas kehadiran parlemen Indonesia dan dukungan Bangsa Indonesia yang tak pernah surut serta menyampaikan salam hormat pada Presiden Susilo Bambang Yudoyono yang beliau temui di Jakarta beberapa bulan lalu.

Terkait Konsul Kehormatan, ungkap Najib, Hamdalah, akan segera meminta Menlunya untuk membantu beenagai keperluan terkait admimistratif yg diperlukan. Hamdalah juga mohon maaf karena tidak bisa menerima di Ramaallah karena harus segera terbang ke Paris, selanjutnya ke New York bersama Presiden Mahmud Abbas untuk menghadiri acara di PBB New York.

"Insyaallah besok pagi kami akan masuk ke Tepi Barat dan langsung menuju Ramallah. Acara diawali dengan ziarah ke makam Presiden Pertama Palestina Yaser Arafat dilanjutkan dengan pertemuan dengan para pejabat Pemerintahan Persatuan Palestina. Insyaallah kami akan bermalam di Yerusalem," demikian Najib. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya