Berita

net

Politik

ESDM dan Pertamina Hancur Kalau Dipimpin Darwin Silalahi

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2014 | 22:14 WIB | LAPORAN:

. Ada sejumlah kejanggalan di balik mencuatnya nama CEO Shell Indonesia, Darwin Silalahi, sebagai calon terkuat Menteri ESDM atau Direktur Utama (Dirut) Pertamina pada Pemerintahan Jokowi mendatang.

Nama Darwin Silalahi diduga diusung oleh perusahaan asing.

"Kenapa mereka mendorong nama-nama untuk berada di ranah kebijakan? Pasti ada kepentingan," kata Direktur Eksekutive Energy Watch, Ferdinand Hutahaean dalam keterangan yang diterima redaksi (Jumat, 19/9).


Karena itu, kata dia, Jokowi harus cermat dalam mengisi pos-pos menteri di kabinetnya mendatang, termasuk posisi Menteri ESDM dan Dirut Pertamina yang digadang-gadang akan diisi Darwin.

"Jangan hanya karena mencari sosok profesional dan non politik kemudian latar belakangnya tidak diperhitungkan," tegasnya.

Dia menambahkan, sosok seperti Darwin tak pantas menduduki ‎posisi strategis di sektor hulu. Sebab, dikhawatirkan kebijakan-kebijakan yang diambil akan cenderung mengutamakan kepentingan asing, khususnya perusahaan yang mengusungnya.

"Walaupun dia memiliki prestasi sebagai CEO Shell Indonesia, tapi tentu otaknya sudah tercuci dengan skema kapitalis. Ini tentu bertolak belakang dengan sistem ekonomi yang diusung Jokowi yakni, ekonomi kerakyatan," terangnya.

Ferdinan tambahkan, dengan posisi Darwin sebagai pejabat pemerintahan, dikhawatirkan dia akan memanfaatkan momentum pencabutan subsidi BBM. Dengan cara mencabut subsidi dan menaikkan harga BBM agar setara dengan harga jual Shell, maka secara otomatis dan perlahan rakyat Indonesia akan beralih memakai Shell untuk kendaraan mereka.

"Jika itu terjadi, maka tidak butuh waktu lama ESDM dan Pertamina pasti hancur," tandasnya.[dem]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya