Berita

isis ilustrasi/net

Dunia

Bantu Lawan ISIS, AS Siap Gelontorkan Dana Bagi Pemerontak Suriah

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2014 | 12:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Barack Obama memastikan bahwa kongres mendukung rencana penggelontoran dana sebesar 500 juta dolar AS bagi kelompok pemberontak Suriah demi membantu melawan kelompok militan ISIS yang tengah bergerilya di wilayah Irak dan Suriah.

"Dukungan bipartisan kuat di Kongres untuk upaya percobaan terbaru menunkukkan kepada dunia bahwa warga Amerika bersatu untuk melawan ancaman ISIS," kata Obama dalam pernyataan yang dirilis gedung Putih pada Kamis (18/9).

Pernyataan itu dikeluarkan Obama tak lama setelah senat AS menyetujui rencanya dan sehari selang legislatif meloloskan rencana ituu.


"Kita bisa bergabung dengan sekutu dan rekanan kita untuk menghancurkan ISIS tanpa perlu adanya pasukan Amerika Serikat yang berjuang di medan perang di Timur Tengah," sambungnya.

Dalam rencana itu genggelontoran dana AS akan dimulai pada 1 Oktober untuk mengotorisasi program hingga jangka waktu 11 Desember mendatang.

Amerika Serikat diketahui semakin gencar melakukan perlawanan demi menekan aksi kelompok militan ISIS dengan melancarkan serangan udara. BBC mengabarkan ada sekitar 174 serangan udara yang dilakukan pasukan AS terhadap sejumlah wilayah yang diduduki ISIS di Irak sejak Agustus lalu.

Selain itu, Amerika Serikat juga semakin memperkuat koalisi internasional untuk menyatukan kekuatan dan dukungan melawan ISIS. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya