Berita

sudarnoto A. Hakim/net

Politik

Cendekiawan Muslim: Konflik PPP Bawa Muatan Pragmatis

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2014 | 12:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perpecahan yang tengah terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini cenderung tidak bermuatan ideologis.

"Ideologi apa yang mau dipertentangkan?" kata cendekiawan muslim Sudarnoto Abdul Hakim ketika dihubungi Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 18/9).

"Parta-partai sekarang ini lebih pragmatis dan membawa kepantingan politik baik dalam melakukan koalisi ataupun dalam konflik demi konstestasi memperebutkan kedudukan atau posisi tertentu baik di eksekutif maupun legislatif," sambungnya.


Karena begitu pragmatisnya, sambung Sudarnoto, tak jarang ditemui sejumlah aktivis politik yang dengan mudahnya pindah partai karena kepentingan tertenu.

"Tapi praghmatisme tidak selalu berarti salah," jelasnya sambil menyebut nama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang memilih mundur dari Gerindra karena tidak sepakat dengan sikap partainya yang mendukung pemilihan kepala daerah oleh DPRD.

"Pragmatisme yang dilakukan Ahok itu profesional karena membela kepentingan rakyat," ujar Sudarnoto.

Ia menggarisbawahi, pragmatisme itu sehat selama tokoh tersebut melakukannya atas kepentingan rakyat.

"Tapi dalam banyak kasus, banyak yang mengatasnamakan rakyat tapi kenyataannya tidak demikian. Hal itu juga yang saya lihat di PPP," tandas wakil rektor bidang kemahasiswaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya