Berita

barack obama/net

Dunia

Obama Ogah Kerahkan Pasukan Darat Melawan ISIS di Irak

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2014 | 01:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menegaskan tidak akan menggelar "perang baru" di Irak. Tentara AS yang ditugaskan melawan militan Negara Islam atau ISIS di Irak tidak akan memiliki misi tempur.

Namun dia mengatakan, AS memiliki "kemampuan khusus" untuk menghadapi ISIS, termasuk dalam memberi dukungan udara bagi para pejuang Irak dan Kurdi yang bertempur di daratan.

Hal itu diutarakan Obama usai bertemu para pejabat militernya di MacDill Air Force Base, di Tampa, Florida, Rabu (17/9) waktu setempat.


Jaminan itu diutarakannya sehari setelah para jenderal AS menyarankan pengerahan pasukan darat melawan ISIS jika serangan udara gagal.

Sebelumnya, Kepala Staf Militer Gabungan AS, Jenderal Martin Dempsey, mengungkapkan harapannya mendapat rekomendasi agar militer AS bisa bertindak lebih jauh untuk menggempur basis pertahanan pejuang ISIS di Mosul, Irak utara. Maksudnya adalah misi tempur dalam jarak dekat.

AS telah melakukan 162 serangan udara terhadap ISIS di Irak sejak pertengahan Agustus. Tapi strategi baru Obama memungkinkan serangan serupa di Suriah, dan menyerukan koalisi 40 negara untuk menghadapi kelompok militan.

Berdasar perkiraan lembaga intelijen AS (CIA), kelompok jihad ISIS mengontrol daerah yang luas dari Suriah dan Irak utara dengan 20.000 dan 31.000 pejuang di Irak dan Suriah. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya